DARI BOOKSHARE HINGGA ESAI

Bookshare dapat memberikan stimulus bahkan pengetahuan. Ini cara yang tepat diterapkan oleh TBM untuk menambah wawasan serta saling tukar pikiran yang lahir dari sebuah buku yang notabene sebagai sumber ilmu.

SAYA MULAI MENULIS

Dengan jalan membaca, saya menjadi tahu informasi, mengetahui pengalaman, pemikiran, dan perasaan orang lain tidak atau belum saya alami sendiri.

MERAWAT INGATAN : DARI KABUYUTAN KE TBM

Namun, tradisi literasi pada saat itu masih terbatas pada kalangan tertentu saja, masih bersifat elitis. Selain itu, pergeseran fungsi kabuyutan dengan menempatkan naskahnya sebagai artefak dan untuk membukanya diperlukan ritual khusus. Pergeseran fungsi ini, selain terjadi di Kabuyutan Ciburuy, ditemukan pula di Dusun Prawira, Kabupaten Lombok Utara.

KUDA: REPRESENTASI JARAK DAN TRANSPORTASI GAIRAH MAGIS PADA SAJAK KARNO KARTADIBRATA DAN UMBU LANDU PARANGGI

Lesapnya subjek dan objek pada puisi ini mengakibatkan misteri jarak antara benda di luar tubuh terhadap tubuh. Jarak ini menjadi samar, bisa dikatakan lebur karena otoritas yang berada di luar tubuh adalah visual yang sudah disistematiskan. Seperti misalnya melihat pemandangan yang indah, atau melihat perempuan cantik, semua itu sudah diset dalam pikiran manusia yang sudah menerima masukan dari pengalaman-pengalaman sebelumnya. Fenomena ini tidak dapat lepas dari wawasan aku lirik.

Gawai dan Ponsel Pintar dalam Genggaman Anak-anak

Di luar alasan kenapa orang tua memberikan gawai atau dan ponsel cerdas untuk anak-anaknya, beberapa artikel hasil penelitian yang berseliweran di internet ataupun dalam beberapa majalah, mengabarkan bahwa kedua barang elektronik tersebut mengirimkan dampak buruk bagi tumbuh kembang anak.

Kelindan Kelisanan dengan Keberaksaraan

Waktu itu, terpikir oleh saya bagaimana cara memanfaatkan hasil bacaan saya. Beruntung, karena saya sering ke Bandung untuk membeli buku bekas dan memasuki klub baca buku, sehingga jadi bisa berkenalan dengan para penulis. Oleh karena pergaulan para penulis itulah pada akhirnya saya termotivasi untuk juga menulis. Akhirnya, saya mulai menulis sejak tahun 2003. Waktu itu saya langsung menulis dalam dua bahasa. Tulisan pertama yang berbahasa Sunda langsung dimuat dalam majalah Cupumanik dan tulisan pertama yang berbahasa Indonesia dimuat pada Harian Umum Pikiran Rakyat.

Mengenal Sosok Sofian Munawar dan RBK

Kecintaannya terhadap literasi, Sofyan Munawar tak henti-hentinya mengajak masyarakat Kota Banjar untuk terus menanamkan budaya baca tulis lewat kegiatan-kegiatan yang rutin diselenggarakan. Bahkan rela mengeluarkan uang sendiri